Instagram

Sabar Terhadap Orang Lain

Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. — Matius 5:39

Beberapa ajaran Yesus yang sulit untuk diikuti daripada instruksi untuk memberikan pipi yang lain. Ketika kita dizalimi, adalah wajar untuk ingin membalas dendam. Namun Tuhan mengajarkan kita untuk memberikan pipi yang lain. Artinya ‘sabar’ dan jangan membalas.  Apakah ini panggilan bagi kita untuk membiarkan diri kita diintimidasi? Untuk tidak pernah membela diri kita sendiri? Tidak, itu jauh lebih dalam dari itu.

Ketika kita dianiaya, perlu diingat bahwa tidak ada kesalahan yang tidak akan dihukum. Setiap dosa yang dilakukan akan dibayar. “Hak-Kulah dendam dan pembalasan,” kata Tuhan, “Aku akan membalas” (Ulangan 32:35; lihat Roma 12:17-21). Ini adalah penghiburan besar bagi orang percaya yang dianiaya! Setiap kesalahan terhadap kita akan dihukum.

Kabar baik dari Yesus adalah bahwa jika kesalahan yang dilakukan bertobat, dan pelaku kesalahan meminta pengampunan, kesalahan itu dibayar oleh Kristus di kayu salib. Yesus datang ke dunia ini untuk menanggung hukuman atas semua dosa manusia, sehingga semua orang yang memandang kepada-Nya dapat diselamatkan.

Ketika kesalahan dilakukan terhadap kita, kita mungkin berpikir, “Baiklah, saya ingin orang yang menyakiti saya dihukum. Saya ingin mereka dihukum, bukan Kristus.” Tetapi kita perlu mengingat bahwa kita juga telah berbuat salah kepada banyak orang lain dan bahwa Kristus menanggung hukuman kita, membayar kesalahan kita juga.

Share! jika renungan ini memberkatimu.