Instagram

Serahkan Kuatirmu Kepada Tuhan

“Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” [Mazmur 55:22]

Apakah Anda terbebani tentang seseorang yang Anda cintai? Apakah upaya Anda untuk membantu mereka gagal? Lepaskan, dan biarkan Tuhan menangani mereka! Melepaskan tidak berarti Anda berhenti peduli; itu hanya berarti Anda tidak dapat melakukannya untuk mereka. Melepaskan bukanlah tentang memotong diri sendiri; ini tentang menyadari bahwa Anda bukanlah penyebab masalahnya, dan Anda tidak dapat menyembuhkannya, dan Anda tidak dapat mengendalikannya. Ini tentang membiarkan orang lain belajar dari konsekuensinya. Diakui bahwa kali ini hasilnya tidak ada di tangan Anda. Ini bukan tentang menyalahkan atau mencoba mengubah orang lain; tetapi memiliki kebijaksanaan untuk mengenali Anda hanya dapat mengubah diri Anda sendiri. Ini adalah ‘peduli’, bukan ‘merawat’. Itu bersifat mendukung tanpa mencoba memperbaikinya, dan bukannya menghakimi, memungkinkan mereka menjadi manusia. Melepaskan berarti alih-alih mengarungi tengah dan mencoba mengontrol setiap kemungkinan hasil, Anda membiarkan orang lain memengaruhi hasil mereka sendiri. Alih-alih melayang-layang dan bersikap terlalu protektif, ini tentang memungkinkan mereka menghadapi kenyataan. Ini tentang menerima, bukan menyangkal. Dan alih-alih mengomel, memarahi, dan berdebat, belajar untuk mengatasi kekurangan Anda sendiri. Melepaskan berarti alih-alih mencoba menyesuaikan segala sesuatu dengan keinginan Anda sendiri, Anda mengambil setiap hari apa adanya dan menghargai setiap momen. Artinya, alih-alih mengkritik dan mengatur, Anda belajar untuk fokus pada tujuan yang Tuhan telah panggil Anda. Itu berarti tidak melihat ke belakang dengan penyesalan di masa lalu, dan berfokus pada tumbuh dan hidup untuk masa depan. Melepaskan adalah tentang mengurangi rasa takut dan lebih banyak mencintai. Kata untuk hari ini adalah – lepaskan, dan biarkan Tuhan!

Share! jika renungan ini memberkatimu.