Instagram

Tetap Berdoa Di Tengah Situasi Sulit

Doa Daniel dalam kitab Daniel 9 memberi kita sebuah teladan yang bagus bagaimana caranya tetap berdoa selama masa krisis. Selanjutnya, jenis doa yang dijawab Tuhan selama masa krisis ialah doa yang kita naikkan dengan Keseriusan Kita. Doa ini bukan hanya doa iseng atau pemikiran biasa. Kita harus membiarkan Tuhan melihat betapa pentingnya itu bagi Kita.

Daniel menggambarkan tiga cara berbeda dalam memperlihatkan keseriusannya kepada Allah:

Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu. DANIEL 9:3.

Kita harus fokus pada hal pertama yang ia lakukan, yaitu Dia berpuasa. Puasa adalah disiplin spiritual yang telah dipakai orang-orang selama berabad-abad.

Yesus mengatakan beberapa mujizat hanya dapat terjadi melalui doa dan puasa, tidak dengan berdoa saja. Mengapa? Berpuasa memberi tahu Tuhan bahwa kita sungguh-sungguh dengan doa yang Kita panjatkan.

Musa berpuasa sebelum dia menerima Sepuluh Perintah. Orang Israel berpuasa sebelum mereka maju ke pertempuran besar mereka. Daniel berpuasa untuk menerima bimbingan dari Tuhan. Nehemia berpuasa sebelum memulai proyek pembangunan kembali tembok Yerusalem. Yesus berpuasa untuk menang dalam pencobaan.

Puasa tidak harus berhubungan dengan makanan. Itu tentang melepaskan hal-hal lain dari hidup Kita agar kelak dapat fokus dalam doa. Misalnya, ketika kita bisa berhenti sejenak menggunakan internet atau menonton televisi pada waktu tertentu dan menggunakan waktu tersebut untuk berdoa.

Apa hal-hal lain yang dapat Kita berhenti lakukan untuk dapat fokus dalam doa?

Pentingnya memberi sinyal kepada Tuhan menandakan Kita sungguh-sungguh dengan apa yang Kita minta.

Share! jika renungan ini memberkatimu.