Instagram

Tuhan, Ajari Kami Berdoa

Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”  (Lukas 11: 1)

Banyak dari umat Tuhan di dalam Alkitab menunjukkan kepada kita pentingnya doa. Misalnya, Musa berdoa kepada Tuhan untuk membimbing dan mengasihani umat-Nya (Ulangan 9: 26-29), dan Hana berdoa untuk seorang putra, yang akan dia dedikasikan untuk melayani Tuhan (1 Samuel 1:11).

Yesus, Putra Allah yang datang untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita, berdoa juga. Dia banyak berdoa.  Kitab Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) menyebutkan Dia berdoa dalam berbagai tatanan dan situasi. Yesus berdoa sendirian di pegunungan. Dia berdoa di malam hari. Dia menghabiskan sepanjang malam untuk berdoa. Dia berterima kasih atas makanan yang Dia bagi dengan orang banyak. Dia berdoa untuk para pengikut-Nya dan agar semua orang percaya pada-Nya.

Mungkin mengejutkan kita bahwa Yesus berdoa. Bagaimanapun, Dia adalah Anak Tuhan, jadi mengapa Dia perlu berdoa? Memang ada misteri di sini, tetapi kehidupan doa Yesus mengingatkan kita bahwa doa adalah komunikasi dengan Allah Bapa. Doa Yesus menunjukkan kepada kita pentingnya mencintai Bapa secara mendalam dan ingin menyenangkan dan memuliakan Tuhan. Doa Yesus menyoroti ketergantungan kita pada Bapa. Mereka juga menunjukkan bahwa doa menyegarkan dan memperbaharui Dia untuk pelayanan-Nya.

Melihat komitmen Yesus pada doa, murid-murid-Nya ingin belajar dari-Nya. Dan siapa selain Yesus sendiri yang bisa lebih baik untuk dituju untuk instruksi dalam doa?

Share! jika renungan ini memberkatimu.