Instagram

Tuhan Menghajar Orang Yang Dikasihi-Nya

Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. (Matius 11:29)

“Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya…” Ibr. 12:6). Tuhan mengantar kita pada suasana agar kita dapat bersekutu dengan Dia, tetapi Ia hanya mendengar kita merintih dan mengerang, “Ya Tuhan, biarkan aku menjadi seperti orang lain!” Yesus meminta kita berjalan bersama Dia lalu mengambil satu kuk, agar kita dapat memikulnya bersama-sama. Itulah sebabnya Yesus berkata kepada kita, “Kuk yang Kupasang itu enak (menyenangkan)  dan beban-Ku pun ringan (Mat. 11:30). Apakah Anda dipersatukan sedemikian erat dengan Yesus? Jika demikian, Anda akan bersyukur kepada Allah bila Anda merasakan tekanan tangan-Nya atas diri Anda.

“Dia memberi kekuatan kepada orang yang lelah” (Yes. 40:29). Allah datang dan mengeluarkan kita dari emosi yang berlebihan, dan kemudian keluhan kita berubah menjadi nyanyian pujian. Satu-satunya cara untuk mengetahui kekuatan Allah adalah mengenakan kuk Yesus dan belajar kepada-Nya.

“…sukacita dari Tuhan itulah kekuatanmu” (Nehemia 8:11, NKJV). Dari manakah para orang kudus mendapatkan sukacita mereka? Jika kita tidak mengenal baik sebagian orang Kristen, tetapi hanya mengamati mereka, kita mungkin berpikir bahwa mereka sama sekali tidak mempunyai beban. Akan tetapi, kita harus mengangkat selubung dari mata kita. Kenyataan bahwa sejahtera, terang dan sukacita dari Allah ada di dalam diri mereka merupakan bukti bahwa di sana ada juga beban. Beban yang diletakkan Allah atas kita memeras buah anggur dalam hidup kita dan menghasilkan air anggur. Akan tetapi, kebanyakan dari kita hanya melihat air anggur, bukan beban itu. Tidak ada kuasa di dunia atau di neraka yang dapat menaklukkan Roh Allah yang hidup dalam roh manusia; itu menciptakan keadaan batin yang tidak terkalahkan.

Apabila hidup kita hanya menghasilkan keluhan, bukan air anggur, keluarkanlah itu dengan tegas. Jelas merupakan suatu kesalahan bagi seorang Kristen untuk menjadi lemah di dalam kekuatan Allah. Amin.

 

*image by : https://lh3.googleusercontent.com/proxy/AuXBji-0CepH-e2qSYwN40KBP0MkATG0jJkbIZpTYcAqiWoDTIVgY8igQ7Q8d_nteMmHYA1Kn5J8qnNv9qS3QMpq20sl-9f2D5Ow7qIfJCH7WvmesVdYFZY_Nu8=w515-h289-p

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.