Instagram

Wajah Tuhan

Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. — Matius 17:2

Ketika Musa meminta untuk melihat kemuliaan Tuhan, Tuhan berkata tidak. Tidak ada cara bagi siapa pun untuk melihat kemuliaan wajah Tuhan dan menjalaninya. Jadi Musa harus bersembunyi di balik batu sampai Tuhan lewat (Keluaran 33:18-23).

Yesus memberi tahu murid-muridnya, Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yohanes 14:9). Tetapi Dia tidak berbicara tentang melihat Bapa secara fisik. Maksudnya bahwa kata-kata dan tindakannya sendiri, hati dan jiwanya sendiri, adalah cerminan dari Bapa. Semua yang dapat dilihat secara fisik oleh siapa pun ketika memandang Yesus adalah kemanusiaannya. Keilahiannya tersembunyi, dalam arti tertentu, di balik kemanusiaannya.

Tetapi suatu hari, selama beberapa saat di atas gunung, penampilan Yesus berubah. Pakaiannya menjadi seterang cahaya putih. Dan wajahnya “bersinar seperti matahari”. Kemuliaan ilahi-Nya bersinar dari tubuhnya melalui pakaiannya. Lebih dari itu, sesuatu seperti kerudung telah disingkirkan, sehingga wajahnya dapat terlihat dengan segala kemegahannya. Dan dari semua orang, Musa ada di sana untuk melihatnya.

Kemuliaan Allah hadir sepenuhnya dalam diri Yesus. Jadi, Musa akhirnya melihat wajah yang ingin dilihatnya bertahun-tahun sebelumnya. Dan suatu hari nanti, karena Yesus, kita juga akan melihat wajah Tuhan. Betapa indahnya!

Share! jika renungan ini memberkatimu.